12 Desember 2009

Islam Totalitas


Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaithan. Sesungguhnya syaithan itu musuh yang nyata bagimu. (QS. 2:208)
Dari ayat di atas sungguhlah Alloh SWT mengajak manusia agar tidak terjerumus dari bisikan-bisikan yang syaitan, yang sebagaimana dahulu nabi Adam AS. Terusir dari Syurga.
Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: "Turunlah kamu! Sebahagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan". (QS. 2:36)
Pada zaman sekarang setelah zaman nabi Muhammad SAW yang di sebut sebagai zaman khuntum khairu ummah (umat yang terbaik). Terdapat banyak sekali pengikisan-pengikisan moral atau kalau lebih spesifik lagi agama. Di muka bumi ini banyak orang membicarakan hanya halal atau haram saja. Padahal Islam itu sangat luas dan mencakup segala unsur aspek kehidupan. Sehingga bila seseorang tersebut mendapat hambatan/kendala dalam kehidupannya dia sering lupa dan tersandung karena mereka hanya mempunyai pengetahuan yang sangat sedikit (hanya di tepi-tepinya saja) Ayat di bawah ini merupakan sindiran Alloh SWT.
Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi;maka jika memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keadaan itu, dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang. Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata. (QS. 22:11)
Jikalau kita bertanya Islam yang total itu yang bagaimana sih ? apakah dengan sholat lima waktu, puasa di bulan ramadhan dan membayar zakat itu cukup ?

Islam mempunyai tujuh sendi utama, yaitu :
  1. Aqidah
  2. Ibadah
  3. Jihad
  4. Ikhlas
  5. Ahlaq
  6. Ukhuwah
  7. Mu'amalah  
Setiap sendi-sendi tersebut saling berkaitan satu dengan yang lainnya bila, kurang atau putus pada salah satu sendi tersebut maka tidaklah mungkin kita menjadi Insanul Kamil (Manusia yang sempurna). Bayangkan bila Islam itu tubuh kita bila salah satu dari tubuh kita rusak (tangan misalkan) maka kita tidak bias di sebut manusia yang sempurna sehingga aktifitas yang menggunakan tangan tidaklah mungkin kita kerjakan.
Untuk tulisan selanjutnya penulis akan menerangkan bagian-bagian tersebut secara detail, semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semuanya. Amien.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar